Bencana dan Kerusakan Bumi dalam Al Quran

April 21st, 2009 by yulius

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali.” (QS. AR-Ruum [30]: 41)

Sebuah gambaran yang sangat jelas dan nyata pada abad ini, semakin tua usia bumi ini, semakin banyak terjadi kerusakan. Semua itu tak lain hanya karena ulah tangan manusia yang usil terhadap kemakmuran bumi ini.

Air yang seharusnya berfungsi untuk memberi kehidupan berubah menjadi air bah yang menghancurkan. Tanah yang memiliki arti untuk kesejahteraan malah menjadi longsor yang merenggut puluhan nyawa. Dan angin yang sifatnya lembut berubah menjadi sesuatu yang garang. Bukankah bumi sudah ditundukkan oleh Allah untuk kita para manusia ? kenapa juga bumi ini malah menyerang kehidupan kita ?

Maka, janganlah kita menyalahkan alam dan yang lainnya apabila terjadi bencana dan kerusakan dimana-mana, tetapi salahkan diri kita sendiri. Setiap bencana yang menimpa dan musibah yang melanda adalah akibat tangan kita sendiri.

longsor, tsunami, global warming, beragam penyakit dan macam-macam bencana di bumi ini merupakan penghargaan Allah kepada kita yang lupa dan tidak becus mengurus bumi. Bagaimanapun juga dari bencana ini masih terselip kata syukur kepada Allah. Semoga saja dengan adanya banyak bencana ini semakin menyadarkan kita akan peran kita terhadap bumi. dengan harapan “………. supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali.”

Ada Tenda Anak-anak di Kampanye PKS

Maret 23rd, 2009 by yulius

Untuk kesekian kalinya PKS menampilkan sesuatu yang berbeda dan lebih cerdas dibanding dengan partai yang lain. Jika mengacu pada undang-undang adalah sebuah pelanggaran jika peserta kampanye mengikut sertakan anak-anak yang masih belum memiliki hak pilih.

Hal tersebut banyak menimbulkan kontra pada para peserta pemilu, mereka mengangap bahwa hal itu sangat wajar karena akan ikut siapa anak tersebut jika orang tuanya mengikuti kampanye. Untuk mensiasati hal tersebut PKS mendirikan tenda-tenda khusus bagi anak-anak. Berikut saya sampaikan berita yang saya ambil dari inilah.com.

INILAH.COM, Makassar - PKS akan akan menggelar kampanye nasional di lapangan Karebosi, Makassar, Selasa (24/3). Untuk menghindari terjadinya pelanggaran kampanye, PKS akan membuatkan tenda khusus untuk anak-anak.

PKS menyadari adanya pembatasan atau larangan pelibatan anak-anak dalam kampanye sesuai amanah pasal 84 UU No 10/2008. Karena itu, PKS telah menyiapkan fasilitas untuk menjaga dan melindungi anak-anak di tengah massa.

”Kita juga tidak bisa hindari dengan alasan pendidikan politik dini bagi anak. Oleh karena itu, kita justru meregulasikan dengan sengaja membuatkan tiga tenda khusus demi keamanan anak-anak itu sendiri,” jelas Humas PKS Sulsel Zulkifli Muis, kepada wartawan di Makassar, Minggu (22/3).

Selain menyiapkan tenda khusus anak-anak, panitia juga telah membentuk tim kebersihan yang disebut tim sapu bersih. Sehingga usai kampanye nanti, lapangan Karebosi tetap akan bersih sebagaimana awal kampanye sebelumnya.

Menyoal konvoi yang juga masuk dalam daftar larangan selama kampanye, Zulkifli juga mengaku pihaknya tidak bisa menghindari. “Sebab, massa berasal dari daerah yang berbeda, sehingga mulai kedatangan hingga bubarnya kampanye akan menciptakan arak-arakan,” paparnya.

Kampanye nasional itu, rencananya akan dihadiri Jurkamnas Hidayat Nur Wahid, Salim Seggaf Al-Jufri, Anis Matta, dan Tamsil Linrung. Kampanye diperkirakan akan dipadati 75 ribu orang massa. [nuz]

Benar-benar solusi yang sangat cerdas.

Beginilah cara kami mendapat pendidikan

Maret 14th, 2009 by yulius

Memang begitulah cara PKS mengajari para kadernya unutk selalu tsiqoh pada keputusan. Apapun yang terjadi jika majlis sudah memutuskan maka wajib bagi tiap-tiap kader untuk menaatinya. Sebagai gambaran saja bahwa jumlah dari majlis adalah 99 orang dari seluruh indonesia, sehingga keputusan yang diambil sudah melalui tahap pemikiran yang matang.

Dan sudah sepatutnyalah semua partai politik di Indonesia mencontoh apa yang dilakukan PKS terhadap kader-kadernya. Cara berpolitik yang santun dan damai menjadi ciri dari PKS setiap ada kegiatan. Itu semua berpulang dari cara pengelolaan kader yang sangat baik , meski tidak dapat dikesampingkan bahwa intelektual para kader sangat menentukan. Liqo atau kajian pekanan tiap-tiap kelompok dalam sistem pengkaderan sangat efektif untuk menjaga stabilitas dari PKS. Banyak lagi macam kegiatan yang diperuntukkan kepada tiap kader, dan hal itu tidak dimiliki oleh partai-partai yang lain.

Bagaimana mungkin sebuah partai politik hanya bermodalkan iuran dari tiap-tiap kadernya, pun juga dalam setiap kegiatan para kader selalu saja mengeluarkan isi kantongnya untuk menutupi anggaran. Masih ingat dalam ingatan kita, Pilkada DKI Jakarta yang lalu PKS mengeluarkan biaya 5 M untuk kampanye, dan sekali lagi para kader menutup anggaran itu dengan iuran. Hal tersebut tidak hanya sebatas pembiayaan kampanye, dalam hal kemanusiaan kader PKS sudah banyak berbuat untuk masyarakat Indonesia. Tragedi tsunami aceh, gempa di jogja, dan masih banyak bencana alam yang lain dimana PKS selalu turut serta dalam mengirimkan bantuan.

Hal apakah yang dapat menggerakkan para kader PKS sehingga bersikap seperti itu ? jika ditanyakan kepada tiap-tiap kader pasti jawabannya beragam. Tapi yang pasti, Dakwah islamlah yang membuat kader PKS berbuat seperti itu. Rasa ukhuwah Islamiyah yang menggerakkan hati-hati tiap kader untuk selalu membantu dan Islam mengajarkan semua tentang hidup dan kehidupan ini. PKS adalah prototipe dari kehidupan Indonesia kelak,  Indonesia yang terkenal dengan sopan santunnya, ramah tamah dan bersahabat.

Kekuatan menanggung beban

Februari 17th, 2009 by yulius

Sebagai seorang muslim yang baik, kita pasti mempunyai keinginan untuk beribadah sebaik-baiknya. Selain itu berbagai amanah sudah menanti kita untuk segera dilaksanakan. Amanah sebagai seorang suami dan ayah dari anak-anak kita, amanah sebagai anggota sebuah jamaah yang dituntut selalu aktif dalam kegiatan, dan amanah-amanah yang lain.

Kondisi iman seseorang sudah lumrah jika mengalami proses naik turun tapi permasalahannya bukan proses naik turunnya iman. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana upaya atau reaksi kita dalam upaya mempertahankan atau meningkatkan kualitas iman kita.

Dengan keterbatasan tenaga yang kita miliki untuk mengerjakan semua amanah yang dibebankan kepada kita, kekuatan menanggung beban mutlak kita butuhkan. Sehingga dengan kekuatan menanggung beban itu kita diharapkan memiliki kemampuan ymemperbaiki diri sendiri dan kemampuan mendapat ujian .

Adapun kemampuan memperbaiki diri sendiri termasuk mencakup seluruh proses kemampuan kita untuk menjaga kualitas ibadah kita kepada Allah sehingga kita memiliki daya tahan iman yang lebih. Seseorang yang memiliki kemampuan ini akan cepat tersadar jiwanya jika kualitas imannya mengalami penurunan.

Selain itu kekuatan dalam menjalani ujian sabgat kita perlukan. Perlu kita sadari bahwa seluruh kehidupan ini merupakan ujian buat kita. Dan ujian itu datang dalam berbagai macam bentuk dan rupa. Waktu luang, mapan dalam ekonomi adalah ujian yang hadir dihadapan kita dengan bentuk dan rupa yang sangat melenakan kita. Banyak orang terjerumus, tidak sadar jika dihadapkan dengan ujian ini. Orang sering menganggapnya sebagai nikmat karunia Allah, yang hanya untuk dinikmati tanpa harus berfikir bagaimana cara memanfaatkan karunia itu untuk kemaslahatan kita di akhirat kelak.

Sedangkan menurut kita kesulitan, musibah, dan rasa sakit adalah ujian sebenarnya, dan sebagian besar orang akan membenarkan hal itu. Kita tidak pernah merenung hikmah apa yang dapat diambil sebagai pelajaran dalam ujian model ini. Boleh jadi dalam ujian seperti ini, Allah masih memperhatikan kita, masih menyayangi kita. Kita tidak tahu akan hal itu, oleh karena itu seringlah berdo’a karena kita tidak mengetahui do’a yang mana yang akan diterima oleh Allah.